Baguette dan Revolusi Perancis


Ketika melihat Baguette, satu hal yang langsung terlintas di benak kita adalah old, vintage, crusty, dan roti wajib untuk menu sarapan orang Perancis. Tetapi siapa sangka, dahulu hanya orang kaya sajalah yang boleh menyantap Baguette ini.

Baguette atau yang dikenal dengan nama The French Stick merupakan sejenis roti kering, berbentuk lonjong-panjang sekitar 40 cm, dan berwarna cokelat keemasan. Salah satu ciri khasnya ialah terdapat mantel panjang atau seperti kerak di bagian tengah roti ini. 

Baguette merupakan pelengkap yang pas untuk sup, butter ataupun homemade jam sejak abad ke-18.

Asal Muasal Baguette

Ada beberapa teori yang menyebutkan bahwa Baguette yang berbentuk lonjong-panjang itu sengaja dibuat demikian agar masuk ke dalam kantong para prajurit yang sedang berperang.

Mitos lain, yakni ketika pekerja didatangkan dari seluruh Prancis untuk membangun Paris Metro (kereta bawa tanah/ subway) tahun 1898, pertengkaran sengit kerap terjadi. Karena pertengkaran itu, tukang roti diminta untuk membuat roti yang mudah disobek, bukan dipotong, sehingga penggunaan pisau dapat dilarang.

Satu teori terakhir menyebutkan bahwa para petani membuat kerusuhan saat melihat kaum bangsawan memakan crusty white sticks (Baguette) saat mereka menghadapi kekurangan dan kelaparan. Ada yang menyebutkan hal ini merupakan penyebab Revolusi Perancis. 

Terlepas dari apakah Baguette merupakan penyebab revolusi atau tidak, pada tahun 1793 pemerintah pasca-revolusi memutuskan, "Kekayaan dan kemiskinan harus hilang dari pemerintahan yang menjunjung kesetaraan."

Lanjutnya, "Tidak akan ada lagi roti gandum untuk orang kaya dan bread of bran (bran: lapisan luar yang keras dari biji-bijian/ grain) untuk orang miskin."

Bahan Utama

Tiga bahan utama untuk membuat Bagueete ialah: tepung gandum serbaguna, air, dan tentu saja ragi. Siapa sangka tiga bahan ini dapat menyatukan Perancis. Bikin deh, siapa tau bisa mengantar kamu ke masa lalu dan melihat sendiri bagaimana para tentara membawa-bawa Baguette di kantong mereka.



Sumber: Completefrance.com

Sumber Foto: bakingmad, english.aawsat.com



Comments